This website works best with JavaScript enabled
BT Education 2 - шаблон joomla Создание сайтов

Tempe Production Process in RTI 

Forum Survey 

How Many Times Do You Eat Tempe in a Week?

Tujuan Umum Pelatihan:
Peserta memahami tentang cara memproduksi tempe dengan menerapkan konsep Good Hyginic Practices atau Cara Produksi yang Higienis (CPH) serta memiliki keterampilan untuk membuat berbagai produk olahan tempe dan mendisain label nilai gizi pada produk yang dihasilkan.

Topik Pelatihan

1. Serba-serbi tentang tempe
Tujuan Instruksional Khusus: Peserta memahami tentang hal-hal umum yang berkaitan dengan tempe, sejarah, asal-usul, jenis-jenis tempe dan globalisasi tempe.
Sub Topik:

  • Sejarah tempe
  • Perkembangan teknologi tempe
  • Globalisasi tempe (menjelaskan bagaimana tempe dikenal di dunia dan diakui sebagai makanan asli Indonesia, termasuk pelurusan isu tentang paten-paten yang berkembang
  • Statistik tentang tentang konsumsi dan produksi tempe dan kedelai

2. Proses pembuatan tempe
Tujuan Intruksional Khusus: Peserta memahami tentang proses pembuatan tempe dan variasi-variasi prosesnya beserta keunggulan dan kelemahan dari masing-masing variasi proses tersebut. Sub Topik:

  • Pemilihan bahan baku
  • Starter (ragi)
  • Persiapan ruang dan alat produksi
  • Ragam proses pembuatan (Metode Pekalongan, Malang, Bogor)

3. Pengenalan CPH (Cara Produksi yang Higienis) dan penerapannya dalam proses pembuatan tempe.
Tujuan Intruksional Khusus: Peserta memahami tentang konsep CPH dalam industri pengolahan makanan serta mampu mengaplikasikan CPH dalam proses pembuatan tempe. Sub Topik:

  • Definisi CPH
  • Lingkup GHP: peralatan, ruangan dan penjamah makanan
  • Aspek-aspek kritis dalam proses pembuatan tempe yang perlu diperhatikan
  • Penerapan CPH pada proses produksi
  • Penerapan CPH pada pengolah
  • Penerapan CPH pada ruang dan alat produksi
  • Keuntungan dari penerapan CPH dalam proses produksi tempe

4. Penganekaragaman produk untuk meningkatkan nilai ekonomi tempe
Tujuan Intruksional Khusus: Peserta dapat membuat beranekaragam pruduk tempe generasi 1 dan 2 untuk meningkatkan nilai ekomominya.
Sub Topik:

  • Karakteristik tempe
  • Produk olahan kering (enting-enting, kripik, tepung tempe)
  • Produk olahan basah (burger, sosis tempe, es krim tempe)

5. Nilai Gizi tempe, pengemasan dan pelabelan
Tujuan Intruksional Khusus: Peserta mengetahui nilai gizi dan khasiat tempe bagi kesehatan, dapat menentukan jenis kemasan sesuai dengan produk serta dapat mencantumkan nilai gizi pada label kemasan. Sub Topik:

  • Komposisi nilai gizi tempe dan keungulannya
  • Khasiat tempe bagi kesehatan
  • Fungsi kemasan dan cara pemilihan
  • Penghitungan nilai gizi dan pencantuman informasi nilai gizi pada label kemasan
#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #f_syc9 #eef12086 #150714100123