This website works best with JavaScript enabled
BT Education 2 - шаблон joomla Создание сайтов

Tempe Production Process in RTI 

Forum Survey 

How Many Times Do You Eat Tempe in a Week?

Pemkot Blitar tidak main-main dalam memberikan fasilitasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Contoh teraktual adalah pemberian bantuan kepada para perajin tempe di Kota Blitar untuk meningkatkan kapasitas produksinya pada akhir bulan Mei 2013 kemarin.Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah (Disperindagda) Kota Blitar, Drs. Hermansyah Permadi, M.Si.

Dia melanjutkan, bantuan yang diberikan pemkot tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan pelatihan pembuatan tempe pada pertengahan bulan Maret 2013 lalu. Tercatat sekitar 30 orang warga Kelurahan Pakunden yang menerima bantuan peralatan pembuatan tempe dari Pemkot Blitar beberapa waktu lalu. Bantuan peralatan itu terdiri dari mesin giling, dandang berkapasitas 50 kilogram (kg), kayu bakar; serta bahan baku kedelai sebanyak 40 kg, dan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar, terangnya.

Kepala Disperindagda Kota Blitar menambahkan, sasaran pemberian bantuan ini adalah para perajin yang selama ini masih berproduksi dalam kapasitas kecil. Dengan adanya bantuan ini, termasuk pelatihan yang mereka dapatkan sebelumnya, diharapkan mereka dapat meningkatkan kapasitas produksinya.Berakibat pada kerugian yang harus mereka tanggung sendiri, jelasnya.

Di samping peningkatan kuantitas, mereka juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksinya. Jangan sampai ketika mereka sudah dapat meningkatkan jumlah produksi, mereka mengabaikan kualitasnya dan berakibat pada kerugian yang harus mereka tanggung sendiri, jelasnya.

Kegiatan semacam ini, imbuh Kepala Disperindagda Kota Blitar, direncanakan akan dilakukan pemkot pada masa mendatang. Pasalnya, khusus di Kelurahan Pakunden yang memang menjadi sentra produksi tempe dan tahu, dan masih banyak perajin tempe yang membutuhkan fasilitasi pemkot.

Berdasarkan data yang ada, jumlah perajin tempe di Kota Blitar secara keseluruhan tercatat 150 orang. Dan tidak semua perajin itu memiliki peralatan modern dan masih bersifat manual, untuk meningkatkan kapasitas produksi tempe guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Blitar sendiri, pungkasnya. (bnn)

Sumber: bappeda.blitarkota.go.id

#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #f_syc9 #eef12086 #150714100123