This website works best with JavaScript enabled
BT Education 2 - шаблон joomla Создание сайтов

Tempe Production Process in RTI 

Forum Survey 

How Many Times Do You Eat Tempe in a Week?

Tempe ternyata sudah mendunia. Bahkan, makanan khas Indonesia ini dapat ditemui di Amerika Serikat (AS). Adalah Ratina Muljono yang mempopulerkan tempe di California dengan membuka Tempe House. Voice of Amerika menyebutkan Ratina datang ke AS sejak 1999. Meski hanya mengecap pendidikan SD, namun darah bisnis mengalir dalam dirinya. Idenya muncul ketika ia menyatakan akan memulai usaha dan berjualan sesuatu. Temannya menyarankan untuk jualan tempe segar karena di sana belum ada yang jual tempe.

 

Ratina pun belajar membuat tempe segar. Ternyata membuat tempe tidak semudah yang dia duga. Setelah menghabiskan 6 karung kedelai, barulah ia bisa membuat tempe seperti yang diharapkan. Ratina menjual tempe Lomalinda seharga US$1 per bungkus atau sekitar Rp 9.000. Awalnya, ia yang menawarkan ke toko atau supermarket, namun sekarang justru toko atau supermarket yang memesan dan membayar di muka. Tempe buatannya disukai pelanggan karena rasanya yang enak dan menjual.

Namun pada 2005, usaha jualan tempe di rumahnya terpaksa di tutup. Karena di AS tidak boleh membuat dan jualan di rumah, harus ada tempat khusus. Setelah berkeliling, akhirnya Ratina mencari lokasi untuk tokonya dan mendapatkannya. Pinjaman modal dari bank yang susah payah dia dapatkan, akhirnya digunakan membuka toko. Karena order banyak akhirnya Ratina bisa menabung dan melunasi pinjamannya. Akhirnya, sejak Juli 2009, Ratna mulai menjual tempenya di Tempe House Spicy Food, San Benardino, California yang juga menjual berbagai masakan khas Indonesia lainnya.

Sumber: jpmi.or.id. Senin, 16 Juli 2012

Sumber gambar: elmomonster.blogspot.com

#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #f_syc9 #eef12086 #150714100123