This website works best with JavaScript enabled
BT Education 2 - шаблон joomla Создание сайтов

Tempe Production Process in RTI 

Forum Survey 

How Many Times Do You Eat Tempe in a Week?

Tempe memiliki banyak manfaat termasuk dibidang kesehatan. Pasalnya, dalam kedelai di tempe memiliki kadar isoflavon yang paling tinggal dibanding makanan olahan lainnya. Hal itu terungkap dalam seminar Pencitraan dan Pengembangan Produk Lokal Berbasis Kedelai pada Selasa, (20/9) di Balairung UKSW. Seminar diadakan oleh Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan Pusat Studi Tempe UKSW, bekerjasama dengan Forum Tempe Indonesia (FTI) dan KOPTI Handayani Salatiga.

Sebagai pemateri tunggal seminar adalah Prof. Made Astawan, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor yang juga Wakil Ketua Forum Tempe Indonesia Pusat. “ Manfaat kedelai juga dapat dijadikan sebagai ajang promosi tempe, salah satu hasil produksi kedelai. Kadar isoflavon pada tempe merupakan yang tertinggi disbanding produk olahan kedelai lainnya seperti tahu, susu kedelai, yaitu mencapai 50 mg/100 gram” terang dia. SEjumlah manfaat isoflavon kedelai antara lain mengurangi risiko kanker payudara, ovarium dan kanker prostat. JUga menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah dan mencehag osteoporosis pada wanita pascamenopause.

Lebih jauh, Made Astawan mengungkapkan kita perlu melihat strategi Jepang dalam mengembangkan pangan tradisionalnya untuk mengubah citra tempe dan mengembangkan produknya. Beberapa konsep yang dikatakannya bisa dilakukan adalah konsep “ isson ippin” atau one village one product, yaitu dengan pemusatan produksi atas dasar potensi wilayah seperti tempe mendoan, keripik tempe dan tempe malang.

Namun yang paling penting adalah strategi kemasan dan penyajian karena konsumen paling pertama melihat adalah kemasannya. Kita tidak selamanya bisa menggunakan daun atau plastic untuk pembungkus tempe, kita perlu mempertimbangkan aspek estetis untuk memikat daya tarik, kata Made Astawan. Seminar dibuka oleh staf ahli walikota bidang kemasyarakatan Diah Puryati, mewakili walikota Salatiga. Dalam sambutannya, wali kota mengungkapkan tempe merupakan makanan lokal yang menjadi primadona di Indonesia, yang murah dan mudah didapat.

Penulis: Sas/lis

Sumber: Radar Semarang

#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #f_syc9 #eef12086 #150714100123