This website works best with JavaScript enabled
BT Education 2 - шаблон joomla Создание сайтов

Tempe Production Process in RTI 

Forum Survey 

How Many Times Do You Eat Tempe in a Week?

Rustono, asal Jawa yang menjalankan bisnis tempe di Kyoto, Jepang, mengunjungi Rumah Tempe Indonesia, Bogor pada tanggal 25 Januari 2014. Kunjungan Rustono ke Bogor difasilitasi oleh Japan Indonesia Kaizen Pusat (JIK-C) dengan tujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan dan mempromosikan tempe di Jepang untuk produsen tempe di Bogor. Kunjungan dan observasi ke fasilitas RTI dan sesi diskusi dengan KOPTI Anggota dan produsen Tempe di Bogor.

Upaya Rustono dalam mengembangkan dan mempromosikan tempe di Jepang telah dipublikasikan di berbagai media massa nasional dan internasional. Beliau telah menginspirasi banyak produsen tempe di Indonesia dengan perjuangan dan kerja keras dalam membangun bisnis tempe di Jepang. Rustono, yang bekerja di sebuah pabrik makanan Jepang selama tiga tahun, memulai bisnis sendiri tanpa awalnya mengetahui apa-apa tentang tempe. Dia mulai dari awal dan belajar sendiri untuk membuat tempe tradisional menggunakan ragi yang berasal dari Jawa. Puluhan kali resep gagal, namun ia segera menyadari bahwa air yang ia gunakan itu mempengaruhi proses. Dia kemudian memutuskan untuk menggunakan air dari mata air pegunungan. Rustono kembali ke Jawa dan mengunjungi sekitar 40 pabrik tempe di kota-kota dan desa-desa, berusaha untuk menemukan resep yang sempurna. Masing-masing memiliki metode yang sama sekali berbeda dan pendekatan untuk membuat tempe, sampai akhirnya dia mendapatkan dengan metode dan resep perusahaannya. Dia mulai menjual produk ke orang-orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Kata menyebar dengan cepat, dan segera orang-orang Jepang mencari kelezatan baru ini.

Di Indonesia, dimana tempe tersedia secara luas dan murah, orang mungkin berpikir makanan ini tidak ada apa-apanya. Tapi keahlian Rustono telah terlihat dan dia diundang ke universitas di Jepang untuk berbicara sebagai dosen tamu.  Tempe buatan Rusto adalah Rusto's Tempe, telah menjadi sangat populer dengan memiliki banyak pelanggan, 60% di antaranya adalah orang Jepang.

Rustono berterima kasih dengan adanya Rumah Tempe Indonesia sebagai pusat unggulan untuk pengembangan tempe di Indonesia. Dia menyarankan untuk mengembangkan pabrik percontohan tempe di daerah lain di Indonesia. Sesi diskusi dengan Rustono telah mengilhami produsen tempe di Indonesia pada kesempatan besar tempe sebagai produk soyfood sehat yang diterima secara luas baik di tingkat nasional dan internasional. Rustono menyatakan kesediaannya untuk berkontribusi dalam di skala nasional, seperti seminar, talkshow untuk menginspirasi orang sebanyak mungkin pada keajaiban tempe untuk kesehatan serta manfaat ekonomi.

#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #f_syc9 #eef12086 #150714100123